"The Beginning of The End"

Save Palestine soon!!!!!!

Posted by: ukhtiayu on: Januari 14, 2009

Sudah lebih dari 2 minggu Palestina diporakporandakan oleh Zionis Israel yang biadab dan tidak berperasaan. Bayangkan! Pada hari ke 16, sudah lebih dari 800 orang menjadi para syuhada yang mulia –insya Allah- dan beribu-ribu orang terluka dengan sangat naas. Mengapa ini semua terus terjadi?? Kemanakah para kaum Muslimin di seluruh dunia?? Kemanakah para pemimpin kaum Muslimin itu? Apakah mereka tidak tahu akan keadaan di Palestina ( Tidak Mungkin! ) ataukah mereka pura-pura tidak tahu ataukah mereka tidak peduli?? Apakah solusi untuk menyelesaikan semua ini sampai ke akar-akarnya????

Akar terjadinya krisi di Palestina adalah perampasan tanah Palestina oleh Yahudi. Lalu Zionis Israel membaginya menjadi 2 wilayah Palestina menjadi Negara Israel dan Negara Palestina. Namun seiring berjalannya waktu, sejak berdirinya Negara Israel pada tahun 1948 hingga sekarang, Tanah Palestina semakin berkurang dari tahun ke tahun. Pada saat ini, Tahun 2009, Palestina hanyalah sebuah wilayah-wilayah kecil yang terpisah-pisah dan dikelilingi oleh Negara Israel. Dalam wilayah-wilayah kecil yang terpisah-pisah tersebut, mereka pun telah terisolasi dari dunia luar. Bantuan bahan pangan serta obat-obatan pun sulit untuk masuk, pasokan listrik dan air pun diputus dan mereka tidak dapat pergi kemanapun karena setiap perbatasan dijaga oleh para pasukan Israel.

Sungguh tidak tahu diri!! Setelah merampas setengah dari Tanah Palestina, Israel pun mendesak dan mengusir warga Palestina hingga Palestina menjadi bagian-bagian kecil saja.

the victims

Dengan pengisolasian wilayah seperti itu, warga Palestina pun sampai terpaksa untuk memakan rumput karena tidak adanya makanan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Selain itu, mereka pun nerperang tanpa adab dan peraturan. Mereka menyerang wanita, anak-anak, warga sipil, dan menyerang tempat-tempat umum yang seharusnya tidak boleh dilakukan. Bahkan ketidak tersediaannya obat-obatan terutama obat bius membuat para korban perang tersebut harus dioperasi tanpa obat bius. Lebih dari itu, pasokan listrik dan air (salah satu kebutuhan hidup yang terpenting bagi manusia) pun diputus. Sehingga ketika malam tiba dan serangan datang, mereka akan semakin sulit untuk melarikan diri. Di tambah lagi kondisi fisik yang tidak memungkinkan karena kurangnya asupan gizi baik makanan maupun minuman serta kondisi wilayahnya yang berada di daerah gurun yang terik.

Israel pun berkata bahwa semua serangan yang mereka lakukan adalah suatu upaya membela diri dari serangan HAMAS. Membela diri??? Sudah jelas ini merupakan masalah yang diawali oleh Israel dengan mengkambinghitamkan HAMAS, dan kaum Muslimin sebagai mujahid dengan sebutan teroris. Sesungguhnya merekalah teroris yang sebenarnya. Jika dipikir,,ketika Libanon meluncurkan rudal ke wilayah Israel, ternyata Israel membalasnya lebih dari yang dilakukan Libanon. Apakah itu yang disebut membela diri?? Bukankan membela diri itu adalah upaya untuk bertahan?? Tapi yang Israel lakukan bukanlah bentuk dari pembelaan diri namun lebih kepada bentuk penyerangan. Belum lagi persenjataan antara Israel dan kaum Muslimin sangatlah tidak sebanding. Tank-tank baja dilawan dengan lemparan-lemparan batu oleh para mujahid cilik. Sungguh tidak seimbang!!! Namun pertolongan Allah selalu datang kepada orang-orang yang yakin!! Dalih pembelaan diri tersebut sudah jelas tidak dapat diterima oleh akal dan sangat mengada-ada.


Lalu kemanakah kaum Muslimin? Apakah mereka tidak peduli? TIDAK!!! SUNGGUH TIDAK!!! Kaum Muslimin sangatlah marah akan semua tindakan Israel tersebut. Lalu mengapa mereka tidak segera berjihad untuk membantu saudara-saudara semuslimnya?? NASIONALISME !!! Itulah sebabnya. Pensekat-sekatan negara!! Dengan Nasionalisme -yang menurut Kapitalisme- dilarangnya untuk mencampuri urusan dalam negeri negara lain. Padahal kaum Muslimin itu satu. Kaum Muslimin tidak dibatasi oleh sekat-sekat wilayah, namun Nasionalisme menjegalnya. Sebuah peraturan yang terjadi secara sistematik yang bahkan para pemimpin-pemimpin Negeri Muslim pun tidak dapat berkutik untuk melawannya. Padahal sudah banyak para kaum muslimin yang siap menjadi mujahid bahkan syuhada untuk membantu saudara tercinta di Palestina. Saat ini, Pemerintah hanya mengizinkan hingga tingkatan melakukan aksi, pengalangan dana, namun tidak untuk berjihad. Oleh karena itu, janganlah merasa senang, bangga, dan merasa tugas sudah cukup hanya dengan melakukan aksi. Aksi solidaritas merupakan salah satu dari upaya kecil yang kita lakukan untuk menunjukkan bahwa kaum Muslimin sangatlah marah dan mengutuk Negara Israel. Lebih dari itu, yang dibutuhkan oleh para pejuang Palestina bukanlah hanya bantuan do’a, makanan, obat-obatan, maupun uang. Namun, yang dibutuhkan oleh para Jundullah di Palestina adalah KALIAN SEMUA, SELURUH KAUM MUSLIMIN untuk turut berjuang melawan para kafir-kafir musuh Allah SWT, kaum yahudi dan Israel laknatullah ‘alaih dan para antek-anteknya. Itulah yang dikatakan oleh para pejuang di Palestina.


Padahal pada masa kekhilafahan, kondisi Palestina sangat aman dan menyejukkan dengan ditaklukkannya Palestina oleh Khalifah Umar r.a dan dibebaskannya Tanah Suci Palestina dari tentara Salib oleh Sholahuddin al-ayyubi. Pengabaian terhadap bumi Palestina merpakan pengkhianatan terhadap Allah SWT dan Rasul-Nya. Oleh karena itu kaum Muslimin haruslah segera menyelamatkan Palestina dari cengkraman Yahudi serta memusnahkan Negara Israel.

Melawan Israel tidak bisa dilakukan hanya dengan melakukan genajatan senajata dan melakukan perundingan damai, karena kaum Yahudi dari dahulu kala sudah dikenal dengan cap sebagai pelanggar yang selalu melanggar setiap perjanjian apapun. Contohnya dalam Perjanjian Balfour. Krisis Palestian pun bukanlah masalah yang baru terjadi. Krisis Palestina telah berjadi sejak tahun 1948, awal tahun berdirinya Negara Israel. Meskipun telah dikeluarkan resolusi sebanyak 65 kali oleh DK PBB, namun Israel tidak bergeming sedikit pun. Mereka terus saja membombardir Palestina dengan sangat kejam. Hal ini membuktikan bahwa PBB sebagai institusi terbesar di dunia yang –katanya- bertugas untuk menjaga perdamaian dunia tidaklah dapaat berfungsi dengan baik bahkan mandul karena telah diveto oleh Amerika Serikat sebagai pendiri dari PBB itu sendiri. Begitu juga dengan organisasi-organisasi besar lainnya baik OKI , Liga Arab, maupun yang lainnya tetap berada di bawah Amerika Serikat.

Para pakar dan pengamat telah mengatakan bahwa yang mampu menyelesaikan masalah Palestina adalah sebuah institusi global dan bersifat internasional karena krisi Palestina bukanlah Krisis Bangsa Arab, atau Krisis Agama, ataupun hanya Krisis antara Israel dan HAMAS. Tapi ini adalah masalah global yang menyangkut beberapa negara. Institusi global tersebut tentu bukanlah PBB, ASEAN, OKI, atau institusi apapun yang ada sekarang karena itu semua sudah jelas tidak mampu melakukan apapun dan jelas kemandulannya setelah diveto oleh AS. Dan resolusi tinggallah resolusi,,,,tidak pernah bisa untuk dilaksanakan. Institusi tersebut pun harus berupa institusi independen dan tidak berada di bawah negara atau oraganisasi apapun baik AS sekalipun. Institusi tersebut pun harus memiliki aturan yang menyeluruh dan sistematis sehingga tidak hanya dapat menyelesaikan krisis Palestina tapi juga menyelesaikan seluruh masalah di dunia. Selain itu, menghancurkan sistem Jahiliyah yang sudah jelas bobrok –KAPITALISME- haruslah dilakukan dan menggantinya dengan sistem yang syar’i dan penuh rahmat yaitu sistem Islam secara kaffah.

Ketika cahaya datang

Sesungguhnya institusi tersebut sudah pernah ada dan berdiri selama 13 abad. Selama itu, Tanah Suci Palestina pun dilindungi dan aman. Institusi tersebut adalah Daulah Khlafah Islamiyah yang mengikuti manhaj kenabian yang memiliki peraturan hidup yang telah diberikan oleh Sang Pencipta, Allah SWT yang mengetahui kelemahan dan kelebihan manusia. Peraturan islam inipun tidak hanya bagi kaum muslimin saja, tapi juga bagi seluruh umat manusia dan merupakan rahmatan lil ‘alamin –rahmat bagi seluruh alam-. Poin terpenting ketika umat Muslimin memperjuangkan tegaknya Khilafah, mereka memiliki kekuatan besar yang paling jitu yaitu janji Allah SWT kaan tegaknya Khilafah Islamiyah melalui hadist Nabi Muhammad SAW, yang tidak dimiliki oleh para kafir yahudi dan musuh-musuh Allah SWT.

“Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi. Namun, mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu. Karena itulah, Kami menyiksa mereka akibat perbuatan mereka itu” (TQS. Al-a’raf (7) : 96)

Inilah perkataan Khalifah Abdul Hamid kepada Hertzl, ketika Hertzl menawarkan sejumlah uang kepada bendahara Khilafah Islamiyah dengan maksud mendapatkan imbalan tanah Palestian sebagai pemukiman Yahudi….
‘Sampaikan oleh kalian peringatan kepada Dr. Hertzl, agar dia tidak mencoba-coba untuk mengambil langkah-langkah baru apapun dalam persoalan ini, sungguh aku tidak bisa melepaskan bumi Palestina walau hanya sejengkal,,, bumi ini bukanlah milikku,,, melainkan milik umat Islam,,, Bangsaku telah berjihad dalam mempertahankan bumi tersebut dan telah menyiramnya dengan darah-darah mereka,,,lalu Yahudi itu meminta untk orang-orang mereka,,,danjika Negara Khlafah suatu hari hancur, maka sungguh pada saat itu mereka dapat mengambil Palestina dengan cuma-cuma. Namun selama aku masih hidup, tertancapnya pidau bedah di tubuhku lebih ringan bagiku dari pada menyaksikan Palestina terlepas dari Negara Khilafah, dan hal itu tidak akan pernah terjadi. Sungguh aku tidak setuju untuk mencabik-cabik tuhuh kita sendiri, padahal kita masih hidup’.

7 Tanggapan ke "Save Palestine soon!!!!!!"

Palestina adalah tanah seluruh kaum muslimin. Bukankah kita diperintahkan untuk mencintai saudara kita-sesama muslim-layaknya kita mencintai kita sendiri.
Lalu apa yang menghalangi kita untuk membantu mereka…!
Mari kita bantu dengan apapun yang kita bisa. bisa lihat
disini.

Israel…hapus bumikan aja..

hapus bumikan

yah yu cara yang paling efektif yaitu jangan pake produk ini ini ™

kenapa mereka tega berbuat demikian???
padahal palestina nggak pernah mengganggu mereka (yahudi)

waduh hancurin aja tuh israel…………..

gencatan senjata aja begitu di ingkarin,,,,,

“Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi. Namun, mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu. Karena itulah, Kami menyiksa mereka akibat perbuatan mereka itu” (TQS. Al-a’raf (7) : 96)

maksud dari kata “beriman dan bertaqwa” bukanlah dengan menegakkan khilafah.. akan tetapi maksudnya “bertauhid dan beramal sholih” lihat penjelasan di kitab shohih tafsir ibnu katsir.

wahai saudariku..jgn mudah terpancing emosi ya..

ingat kaidah para ulama salafush sholih :
al ‘ilmu qobla qouli wa ‘amali (berilmulah terlebih dahulu sebelum berkata dan berbuat).

jgn campurkan aqidah salaf dengan aqidah hizbut tahrir/ikhwanul muslimin ya dek..
wa laa talbisul haqqo bil baatil (jgn kau campur adukkan yg haq dengan yang batil).

nich ada kata2 sultan abdul hamid 2 waktu hertz si yahudi minta tanah palestine….

“UNTUK APA KAMI HARUS MELEPASKAN AL-QUDS, SESUNGGUHNYA AL-QUDS ADALAH BUMI MILIK KAMI SELAMANYA, DAN AKAN TETAP DEMIKIAN KARENA MERUPAKAN TEMPAT2 SUCI KAMI YANG ADA DIBUMI ISLAM, MAKA DARI ITU AL-QUDS HARUS TETAP BERSAMA KAMI”

DIKUTIP DARI BUKU CATATAN HARIAN SULTAN ABDUL HAMID 2 KARYA DR. MUHAMAD HARB….

Tinggalkan Balasan